Rabu, 15 Juni 2011

Sahabatku

Sahabatku adalah tetesan embun pagi
yang jatuh membasahi kegersangan hati
hingga mampu menyuburkan seluruh taman sanubari
dalam kesejukan

Sahabatku adalah bintang gemintang malam di angkasa raya
yang menemani kesendirian rembulan yang berduka
hingga mampu menerangi gulita semesta
dalam kebersamaan

Tp itu adalah dahulu ketika Zaman belum berubah
ketika puisi mengungkap kebenaran hati
ketika zaman belum berubah munafik dan dengki...
ketika zaman belum penuh tipu dan daya...

Saat ini,.. mungkinkah ada itu yg namanya sahabat sejati..???
jawabnya di hati kalian dan kejujuran kalian..
Mungkin Ada tapi juga Semu belaka






Semuanya terasa sunyi .....
Dimanakah engkau berada wahai sahabtkU?
Jngan kau pernah meninggalkanku sendiri karna kaulah sahabt sejatiku
Bila mana kau tak ada di sini ku kan selalu merindukanmu....

Wahai sahabt.....
Kau bagaikan embun yang membentangi malam
Kau yg selalu menemaniku
Kau yg selalu membuat aku tersenyum

Sahabt ada satu kata yan ingin aku ucapkan kpdamu
Jngan pernah meninggalkanku
Walaupun kau berada disana jngan pernah melupakan diriku
Karna kau dan aku selalu ada di hati.....
Hanya sahabtlah yng membuat kita bahagia


Sahabat

Cerita lama yg telah lalu , jauh & tk mungkin trluka
Kisah keterbatasan & perjuangan...
Dimana hanya tawa trkadang membuat kita nangis
Kisah ketika kita memendam kepedihan

Demi satu mimpi terkadang kita duduk diatas......
Terkadang kita duduk dibawah
Ketika malam, sepi yg kita rasa
Begitu pagi hanyalah cepat berlalu,bahagia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar